Apa arti “would you mind…?”?
"Would you mind...?" adalah cara sopan untuk meminta bantuan kecil atau meminta izin. Ungkapan ini menanyakan apakah tindakanmu akan merepotkan orang lain, jadi terdengar lebih halus daripada permintaan langsung.
Saat orang mengatakannya
- Minta bantuan kecil kepada orang asing atau seseorang yang belum terlalu kamu kenal: "Would you mind switching seats with me?"
- Minta izin dengan hati-hati memakai "Would you mind if I...?": "Would you mind if I asked about your family?"
- Menghaluskan pengingat atau keluhan kecil: "Would you mind keeping it down?"
- Pola yang mirip adalah "Do you mind + -ing": "Do you mind helping me with this?"
Nada: Ungkapan ini sopan dan halus, sering kali terasa sedikit lebih formal daripada permintaan biasa, tapi tetap bisa terdengar memaksa kalau permintaannya terlalu besar atau nadamu tajam.
Di 7 adegan Lin
Kalimat nyata dari adegan. Buka salah satu untuk menonton dan mengucapkannya sendiri.
Tirukan
Baris demi baris
Cara lain untuk mengucapkannya
Sangat natural dan tetap sopan, tapi sedikit lebih langsung daripada "Would you mind...?".
Cara lembut untuk meminta izin. Sangat umum dalam percakapan sehari-hari.
Permintaan langsung. Ini meminta tindakannya, bukan perasaan orang lain tentang hal itu.
Jawaban cepat
Apa yang dipakai setelah "would you mind"?
Biasanya pakai kata kerja dengan -ing: "Would you mind waiting?" Kalau memakai klausa lengkap, bilang "Would you mind if I...?" Banyak penutur juga memakai bentuk lampau untuk kesan lebih sopan: "Would you mind if I asked...?"
Apa bedanya "would you mind" dan "do you mind"?
Keduanya natural. "Would you mind" biasanya sedikit lebih halus dan lebih sopan, sedangkan "Do you mind" terdengar sedikit lebih langsung dan sehari-hari.